Pos oleh :

pspk

Kunjungan Tim Dari Dinas Pemukiman Kabupaten Kediri ke PSPK UGM

Pada hari Kamis tanggal 27 Oktober 2022, Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan tim dari Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Kediri. Tim yang terdiri dari 4 orang tersebut diterima langsung oleh kepala PSPK UGM, Prof. Dr Bambang Hudayana, MA, yang didampingi oleh beberapa orang peneliti senior yaitu Prof. Dr. Suharko dan Drs. Ari Primantoro, serta beberapa peneliti PSPK UGM.

Dalam sambutannya Prof Bambang Hudayana menyampaikan bahwa PSPK UGM telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Kediri. Pada tahun ini PSPK UGM mendapat kepercayaan dari Balitbangda untuk melakukan beberapa pekerjaan kajian, yaitu studi potensi desa-desa  di kawasan bandara, dan studi desa wisata. Selain itu PSPK juga akan melakukan kajian tentang kesempatan kerja di bandara dan kebutuhan tenaga kerja di desa-desa kawasan bandara untuk mengakses kesempatan kerja tersebut. Berkaca pada pengalaman kerja sama dengan Balitbangda tersebut maka PSPK UGM siap apabila Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Kaabupaten Kediri juga akan menjalin kerja sama dengan PSPK UGM. read more

Kunjungan Mahasiswa Prodi Sejarah UNDIP ke PSPK UGM

Pada hari Senin tanggal 24 Oktober 2022, PSPK UGM mendapat kunjungan rombongan mahasiswa program studi Ilmu Sejarah, Universitas Diponegoro Semarang. Kunjungan tersebut diikuti oleh 112 orang mahasiswa ilmu sejarah angkatan tahun 2020 dan didampingi oleh 2 orang dosen pembimbing, yaitu Dr Haryono dan Dr. Slamet. Mereka berkunjung ke PSPK UGM dengan mengendarai 2 buah bus pariwisata.

Sebelum berkunjung ke perpustakaan PSPK UGM, rombongan disambut oleh wakil manajemen PSPK UGM di ruang Prof. Sartono Kartodirjo. Dalam sambutannya, FX Danang Sapto Nugroho selaku wakil dari kepala PSPK UGM menyampaikan ucapan selamat datang di PSPK UGM, dan menyampaikan titipan permohonan maaf dari kepala PSPK, Prof DR. Bambang Hudayana, MA yang tidak bisa menyambut secara langsung rombongan tamu dari UNDIP tersebut karena ada tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan.   FX Danang juga menyampaikan kepada para tamu bahwa ruang Prof Sartono Kartodirjo merupakan ruang yang bersejarah karena di ruangan tersebut pernah dilaksanakan kegiatan konsolidasi tokoh-tokoh pejuang reformasi antara lain Sultan Hamengkubuwono X dan Prof Loekman Sutrisno sehingga perjuangan bisa membuahkan hasil, yaitu terjadinya perubahan dari Orde Baru ke Orde Reformasi. read more

Riset Antropologi Petani Untuk Membangun Engagement Dengan Komunitas Petani Kunci Menuju Perusahaan Customer Centric

Perusahaan customer centric berorientasi untuk mengerti dan memuaskan keinginan serta melayani kebutuhan konsumen maupun pelanggan (Sheth et al., 2000). Budaya customer centris dapat dibangun melalui pengembangan empati pelanggan, dengan menempatkan keinginan pelanggan sebagai prioritas dan memfasilitasi karyawan untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan (Lee Yohn, 2018).

Untuk membangun perusahaan yang berorientasi pada customer centric perlu memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai customer baik dari segi tingkah laku dalam berproduksi, konsumsi, maupun dalam berorganisasi, mengembangkan kearifan lokal dan ekonomi kultural. Dengan dimilikinya pengetahuan di atas, maka perusahaan dapat dengan mudah memetakan keinginan, kebutuhan dan berbagai masalah yang dihadapi oleh petani dalam mengembangkan usaha taninya serta dapat dengan mudah merumuskan solusi dan program aksi secara partisipatoris. read more

Dampak Proses Industrialiasi Bagi Kehidupan Sosial dan Keagamaan Masyarakat Desa

Proses Industrialisasi telah terjadi di wilayah Jenu Tuban sejak beberapa puluh tahun yang lalu (era 1990-an). Proses tersebut ditandai dengan pembangunan beberapa pabrik industri, antara lain pabrik petrokimia milik Trans Pacific Petrocemical Industry (TPPI), pabrik pembangkit listrik (PLTU) milik PLN, Terminal Bahan Bakar Minyak milik  Pertamina, dan yang masih dalam proses pembangunan adalah pabrik kilang minyak milik Pertamina Rosneff Petrokimia dan Pengolahan (PRPP). Terjadinya proses industrialisasi tentu membawa dampak bagi kehidupan masyarakat yang ada di wilayah Jenu, termasuk  masyarakat yang tinggal di Desa Purworejo, salah satu desa di Kecamatan Jenu Tuban. Tulisan ini mencoba memaparkan dampak proses industrialisasi bagi kehidupan masyarakat desa, khususnya dalam aspek sosial dan keagamaan. Tulisan disusun berdasarkan studi lapangan dalam rangka “Kajian Harmonisasi Hidup Modern Kilang dengan Masyarakat di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur Yang Berkearifan Lokal” kerjasama PSPK UGM, LAURA UGM, dan PT Pertamina Rosneff Petrokimia dan Pengolahan (PRPP). Ada beberapa temuan lapangan terkait dampak industrialisasi pada kehidupan masyarakat desa, khususnya dalam aspek sosial keagamaan antara lain modal sosial, kepemimpinan desa, kelembagaan sosial, tradisi keagamaan dan lembaga keagamaan. read more

Dampak Proses Industrialiasi Bagi Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Desa

Proses Industrialisasi telah terjadi di wilayah Jenu Tuban sejak beberapa puluh tahun yang lalu (era 1990-an). Proses tersebut ditandai dengan pembangunan beberapa pabrik industri, antara lain pabrik petrokimia milik Trans Pacific Petrocemical Industry (TPPI), pabrik pembangkit listrik (PLTU) milik PLN, Terminal Bahan Bakar Minyak milik  Pertamina, dan yang masih dalam proses pembangunan adalah pabrik kilang minyak milik Pertamina Rosneff Petrokimia dan Pengolahan (PRPP). Terjadinya proses industrialisasi tentu membawa dampak bagi kehidupan masyarakat yang ada di wilayah Jenu, termasuk  masyarakat yang tinggal di Desa Purworejo, salah satu desa di Kecamatan Jenu Tuban. Tulisan ini mencoba memaparkan dampak proses industrialisasi bagi kehidupan masyarakat desa, khususnya dalam aspek kebudayaan. Tulisan disusun berdasarkan studi lapangan dalam rangka “Kajian Harmonisasi Hidup Modern Kilang dengan Masyarakat di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur Yang Berkearifan Lokal” kerjasama PSPK UGM, LAURA UGM, dan PT Pertamina Rosneff Petrokimia dan Pengolahan (PRPP). Ada beberapa temuan lapangan terkait dampak industrialisasi pada kehidupan masyarakat desa, khususnya dalam aspek kebudayaan antara lain terkait praktek berkomunitas, tradisi lokal keagamaan, ekspresi seni budaya, dan kearifan lokal. read more

Dampak Proses Industrialiasi Bagi Kehidupan Ekonomi Masyarakat Desa

Proses Industrialisasi telah terjadi di wilayah Jenu Tuban sejak beberapa puluh tahun yang lalu (era 1990-an). Proses tersebut ditandai dengan pembangunan beberapa pabrik industri, antara lain pabrik petrokimia milik Trans Pacific Petrocemical Industry (TPPI), pabrik pembangkit listrik (PLTU) milik PLN, Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) milik  Pertamina, dan yang masih dalam proses pembangunan adalah pabrik kilang minyak milik Pertamina Rosneff Petrokimia dan Pengolahan (PRPP). Terjadinya proses industrialisasi tentu membawa dampak bagi kehidupan masyarakat yang ada di wilayah Jenu, termasuk  masyarakat yang tinggal di Desa Purworejo, salah satu desa di Kecamatan Jenu Tuban. Tulisan ini mencoba memaparkan dampak proses industrialisasi bagi kehidupan masyarakat desa, khususnya dalam aspek ekonomi. Tulisan disusun berdasarkan studi lapangan dalam rangka “Kajian Harmonisasi Hidup Modern Kilang dengan Masyarakat di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur Yang Berkearifan Lokal” kerjasama PSPK UGM, LAURA UGM, dan PT Pertamina Rosneff Petrokimia dan Pengolahan (PRPP). Ada beberapa temuan lapangan terkait dampak industrialisasi pada kehidupan masyarakat desa, khususnya dalam aspek ekonomi antara lain terkait tantangan dalam usaha tani dan ternak, salah satu sektor usaha yang hingga saat ini masih menjadi sumber penghidupan sebagian besar warga desa Purworejo. read more

Studi Potensi Sosial Ekonomi Untuk Mewujudkan Pertumbuhan Kawasan Perdesaan di Sekitar Bandara Dhoho, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur

Dalam rangka mendukung pengembangan desa-desa di kawasan Bandara Dhoho di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, PSPK UGM bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Kediri melakukan studi tentang pemetaan potensi sosial-ekonomi untuk meningkatkan pertumbuhan di desa-desa yang terdampak langsung pembangunan bandara. Studi potensi ini memetakan tentang berbagai sumber daya yang potensial untuk dikembangkan di desa-desa tersebut agar bisa menjadi pusat-pusat pertumbuhan yang sejalan dengan pembangunan yang digerakkan oleh hadirnya bandara tersebut. read more

Kajian Harmonisasi Hidup Modern Kilang dengan Masyarakat di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang Berkearifan Lokal

PSPK UGM bersama LAURA UGM dan PT Pertamina Rossneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) telah mengadakan kajian harmonisasi hidup modern kilang dengan masyarakat di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kajian ini bertujuan untuk : pertama,  menyusun pemetaan permasalahan (isu-isu strategis) dan kebutuhan (need assessment) masyarakat Jenu, rancangan pengembangan program dan strategi pemberdayaan, serta pelaksanaan program pendorong pemberdayaan masyarakat Jenu, kedua, menyusun baseline data kondisi demografi masyarakat Jenu, dan ketiga, menyusun rancangan  program dan strategi pemberdayaan masyarakat Jenu serta program stakeholders relations. Lokasi kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, khususnya 9 desa sekitar pembangunan tapak kilang, yakni Purworejo, Tasikharjo, Remen, Mentoso, Rawasan, Sumurgeneng, Wadung, Kaliuntu, dan Beji. read more

Rapid Respons Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan Sosial Budaya Masyarakat Desa Wadung dan Sumurgeneng, di Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur

Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan LAURA UGM dan PT Pertamina Rosneff PP mengadakan kegiatan studi “Rapid Respons emberdayaan Masyarakat dan enguatan Kelembagaan osial udaya Masyarakat Desa Wadung dan Sumurgeneng, di Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur”. Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu dan masalah yang dihadapi dua masyarakat tersebut paska mendapatkan ganti untung atas pembebasan tanah dan bagaimana mereka menggunakan kelembagaan sosial untuk mengatasi masalah. Penelitian aksi ini juga berupaya untuk memfasilitasi penguatan kelembagaan sosial tersebut. read more

Kesempatan Kerja dan Peluang Usaha Bagi Warga Masyarakat Lokal di Kawasan Industri Morowali

Keberadaan kawasan industri pertambangan di wilayah Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah telah membawa dampak penciptaan kesempatan kerja yang sangat besar, baik bagi tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja dari luar daerah.  Pada saat ini di kawasan industri seluas 3.000 ha tersebut telah ada 16 perusahaan yang menyerap tenaga kerja sebanyak 25.447 orang pekerja terdiri dari 3.121 orang pekerja asing dan 22.326 orang pekerja dalam negeri. Selain pekerja yang langsung bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri, ada pula pekerja yang bekerja secara tidak langsung yaitu pekerja yang terserap dalam industri pendukung seperti supplier, kontraktor, dan sebagainya. Jumlah pekerja tidak langsung mencapai 53.500 orang, sehingga total pekerja yang bekerja di kawasan industri  (pekerja langsung dan pekerja tidak langsung) mencapai 82.000 orang. Di masa depan, seiring dengan semakin bertambahnya jumlah perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Bahodopi maka jumlah pekerja yang terserap di kawasan industri akan semakin meningkat. read more