Sinergi Tim Patriot UGM dengan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan & Perikanan Provinsi Papua Selatan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Universitas Gadjah Mada, Elikobel Kabupaten Merauke [20/9] – Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan melakukan kunjungan ke Tim Ekspedisi Patriot 2026 PS011 di Distrik Elikobel untuk berdiskusi mengenai pengembangan dan peningkatan produktivitas pertanian, khususnya komoditas cabai. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara Tim Task Force Ekspedisi Patriot 2026 dengan pemerintah daerah dalam merumuskan langkah yang dapat mendukung penguatan sektor pertanian untuk ekonomi lokal di kawasan transmigrasi.

Foto Tim Ekspedisi Patriot KT Muting 2026
Foto Tim Ekspedisi Patriot KT Muting 2026
Foto Tim Ekspedisi Patriot KT Muting 2026
Foto Tim Ekspedisi Patriot KT Muting 2026

 

Dalam pertemuan tersebut, Tim Task Force menyampaikan sejumlah gagasan terkait pengembangan pertanian yang sebelumnya telah diidentifikasi melalui proses koordinasi dan observasi kondisi kawasan. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah ketersediaan sumber air untuk mendukung aktivitas pertanian, terutama pada musim kemarau. Tim menyampaikan gagasan pembangunan infrastruktur air sebagai salah satu alternatif untuk mendukung keberlanjutan produksi pertanian kepada Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan.

Kebutuhan tersebut turut dilatarbelakangi oleh kondisi kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. Keterbatasan air menjadi salah satu kendala dalam menjaga produktivitas lahan pertanian, termasuk pada budidaya cabai yang membutuhkan ketersediaan air untuk menunjang pertumbuhan dan produksinya. Kondisi ini juga menjadi perhatian masyarakat di kawasan transmigrasi yang secara langsung menghadapi keterbatasan sumber air untuk kegiatan pertanian.

Kepala Kampung Bupul Indah turut menyampaikan bahwa sejumlah sumur yang selama ini dimanfaatkan masyarakat telah mengalami kekeringan pada musim kemarau. “Ini kalau kami diberi dukungan untuk pengairan tentunya akan sangat membantu dan berdampak pada peningkatan hasil panen tanaman cabai kami, terutama saat musim kemarau seperti ini tanaman cabai perlu sering disiram air,” ujar Jasmin, Kepala Kampung Bupul Indah [20/9].

“Pengembangan produktivitas pertanian perlu didukung oleh infrastruktur dasar yang mampu menjawab kondisi dan kebutuhan kawasan. Penyediaan sumber air menjadi salah satu gagasan yang diharapkan dapat dikaji lebih lanjut sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pertanian pada musim kemarau,” ujar Julian Ranik, koordinator lapangan Tim Task Force TEP UGM 2026 [20/9].

Pembahasan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi cabai, tetapi juga melihat pengembangan pertanian sebagai bagian dari penguatan ekonomi kawasan. Ketersediaan air yang memadai diharapkan dapat mendukung kontinuitas kegiatan budidaya, meningkatkan produktivitas lahan, serta membuka peluang pengembangan usaha pertanian masyarakat terutama Kawasan Transmigrasi Muting.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*